Tag Archives: Tugas Sekolah

Pemanasan Global, selamatkan bumi!

30 Nov

Pemanasan Global? Global Warming?
Mungkin sebagian dari kalian masih bingung tentang kata-kata itu (meski sebenernya kelewatan kalo ga tau mah, wkwk).

Bumi tempat kita tinggal ini udah bermiliyaran tahun usianya. Hebat ya? Tapi ketahuilah, meskipun dari luar bumi terlihat kuat, dan angkuh. Tapi bumi kita ini ternyata sudah mulai RAPUH!

Yap! Bumi yang sudah semakin tua ini mulai membutuhkan bantuan kita, manusia, yang dengan keji merampas kehidupan bumi dengan semaunya. Penebangan hutan-hutan secara liar, pemakaian energi-energi listrik secara tidak hemat, penggunaan air yang boros. Semua itu adalah segelintir kecil kesalahan yang telah diperbuat manusia hingga mengakibatkan keadaan bumi yang menjadi parah seperti ini.

Apanya yang parah? Bumi masih baik-baik aja kok!

SALAH! Kalian mungkin ga sadar, tapi cobalah renungkan. Adakah  sebagian dari kalian merasa bumi semakin panas? Ya, itu adalah salah satu dampak kecil akibat rusaknya bumi.  Terlalu banyaknya hutan-hutan besar yang secara produktif menghasilkan Oksigen dengan proses fotosintesisnya dihancurkan hanya untuk kepentingan pribadi sekelompok orang tak bertanggung jawab. Apa akibatnya? Kini ketersediaan Oksigen semakin menipis, karena semakin menipisnya pohon-pohon yang dapat menghasilan Oksigen.

Kasian beruangnya gak bisa lewat karena esnya udah cair ᅮᅮ

Selain itu, terlalu banyaknya gas karbon yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor pun menjadi salah satu faktor utama mengapa udara di bumi semakin tidak layak dihirup. Kendaraan-kendaraan bermotor yang menghasilkan gas karbon monoksida dengan bebasnya berseliweran di antara hiruk-pikuk jalan raya, khususnya Jakarta. Tidak salah lagi kalau Jakarta menjadi kota terpolusi ketiga di dunia!

Bayangkan saja, jika dalam 1 keluarga memiliki 1 unit mobil, 2 sepeda motor dan ketiga kendaraan itu keluar secara bersamaan. Itu baru 1 keluarga, bagaimana jika ada 10? 100? 1000? Dan satu Kota? Belum lagi yang memiliki 2 unit mobil atau 3 sepeda motor dalam satu rumah? Bisa dibayangkan ada jutaan gas karbon monoksida yang terhirup manusia di setiap nafasnya.

Solusinya? Cobalah gunakan kendaraaan yang tidak menghasilkan gas berbahaya, atau setidaknya meminimalisir gas karbon yang dihasilkan. Misalnya dengan menggunakan kendaraan umum, atau jika dalam sebuah keluarga menggunakan mobil, cukup membawa 1 mobil dan tidak perlu mengeluarkan motor-motornya. Sehingga polusi yang dikeluarkan semakin sedikit. Atau bisa juga dengan menggunakan sepeda! Selain mengurangi polusi udara, sepeda juga dapat membantu kita yang sulit mencari waktu untuk berolahraga, untuk berolahraga. Dengan bersepeda, kita dapat terhindar dari resiko penyakit jantung dan juga dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

Tentunya solusi-solusi seperti ini perlu dibantu oleh pemerintah. Pemerinah bertanggung jawab untuk menyediakan fasilitas yang dibutuhkan, seperti kendaraan umum yang layak digunakan, rapi, bersih dan dengan sopir yang berpengalaman. Juga pemerintah dapat menyediakan jalur sepeda yang lebih besar. Selain itu pemerintah juga dapat memperketat perturan pembangunan gedung-gedung besar yang  disfungsional, atau kurang memiliki manfaat. Apalagi jika sebuah lahan hijau yang menjadi sasarannya. Pemerintah harus dapat melindungi lahan hijau yang ada, khususnya lahan hijau di tengah kota yang sudah semakin jarang ditemui. Taman kota adalah salah satu cara untuk menghijaukan sesaknya udara kota yang penuh gas karbon.

Hanya itu saja solusinya? Masih ada banyak lagi!

Selain mengurangi polusi udara, kita juga harus berhemat dalam menggunakan energi, khususnya energi listrik. Jika sedang tidak menggunakannya atau tidak begitu perlu, sebaiknya benda tersebut dimatikan. Entah itu AC, TV, ataupun komputer. Pssst~ kalau di rumah kita banyak pohon-pohon rindang, kita gak perlu lagi pakai AC untuk mengurangi suhu udara yang panas. Jadi lebih menghemat juga kan?

Kita juga harus mencari inovasi-inovasi baru dalam penggunaan energi, seperti membuat energi alternatif. Contohnya, biogas, pupuk kompos, pupuk kandang. Semua itu bisa di dapatkan dari hasil sisa-sisa sampah rumah tangga ataupun ternak. Sehingga tak perlu lagi kita melihat dan merasakan pemandangan yang tidak menyenangkan dari sampah-sampah rumah tangga yang kotor itu. Pengolahan sampah orgnaik dan non organik juga menjadi salah satu cara menangani polusi air, tanah dan udara.

Dampak yang mengerikan dari global warming adalah mencairnya es-es dikedua kutub di bumi. Bayangkan saja  ketika zaman es puluhan ribu tahun lalu, jutaan kilogram es mencair dan menghasilkan miliyaran kubik air dan hampir menenggelamkan seluruh  daratan. Hal itu mungkin saja terjadi lagi, meningat panasnya suhu di bumi yang bahkan mampu mencairkan sebuah bongkahan besar es di kutub utara maupun selatan. Ketika es-es itu mencair, seluruh pesisir pantai pun akan tenggelam. Apalagi Jakarta yang kini letaknya sudah di bawah permukaan air laut. Karena itu, pendapat-pendapat yang diutarakan para pengamat bumi memang jangan diremehkan. Potensi tenggelamnya Jakarta itu memang nyata mengingat panasnya suhu bumi yang dapat mencairkan bongkahan-bongkahan besar es di kutub selatan sana.

sadis….

Intinya, selama kita berniat untuk mengembalikan keadaan bumi seperti dulu, pasti akan selalu ada solusi untuk mengatasinya. Menanam pohon, pengurangan polusi udara dengan bersepeda, menggunakan kendaraan umum atau pergi bersama dengan satu mobil, membuang sampah pada tempatnya, penggunaan energi alternatif, penghematan daya energi, semua itu adalah hal-hal kecil yang akan menjadi besar jika kita lakukan bersama-sama dan serentak!

Tunggu apa lagi? Mulai sekarang biasakan untuk menyelamatkan bumi dengan tindakan sekecil apapun 🙂 Karena tindakan yang kecil akan menghasilkan pengaruh yang besar jika dilakukan secara bersama 🙂

please take all with full credit @itsforhere

p.s : Bu Ria! maaf ya kalau artikelnya kepanjangan lagi hehehe.. 
seru sih! mengkritisi tentang global warming. 
yang saya tulis di atas itu pendapat saya bu, lol
Advertisements

[Info] Benarkah Bulan punya Ionosfer?

17 Nov

GREENBELT, KOMPAS.com — Bumi memiliki lapisan yang disebut ionosfer yang menjadi batas antara atmosfer Bumi dan ruang hampa di antariksa. Ionosfer juga merupakan tempat ketika sinar ultraviolet yang dihasilkan Matahari terpecah hingga menciptakan gas yang terionisasi.

Di Bumi, ionosfer memainkan peran penting dalam komunikasi. Misalnya, ionosfer memantulkan gelombang radio sehingga memungkinkan adanya transmisi gelombang jarak jauh. Ionosfer juga bisa berpengaruh pada pembacaan global positioning system (GPS) hingga mengakibatkan kesalahan pembacaan posisi suatu lokasi di muka bumi.

Para ilmuwan menduga bahwa bukan Bumi saja yang memiliki atmosfer. Bulan juga memilikinya. Wahana antariksa Uni Soviet, Luna 19 dan 22, menemukan adanya partikel bermuatan beberapa kilometer di atas permukaan Bulan. Jumlahnya 1.000 elektron per sentimeter kubik. Teleskop radio pun menemukan tanda-tanda ionosfer.

Meski demikian, selama bertahun-tahun, ilmuwan belum bisa meyakini bahwa yang mereka temukan adalah ionosfer. Hal ini dikarenakan Bulan adalah benda langit yang tidak punya atmosfer. Ilmuwan bertanya-tanya, bagaimana mungkin benda langit yang tidak punya atmosfer memiliki ionosfer?

Memang, proses radioaktif di interior Bulan menghasilkan gas yang bisa “merembes” keluar ke permukaannya. Namun, gas yang dihasilkan tidak bisa membentuk lapisan yang tebalnya sepermiliaran atmosfer Bumi. Ilmuwan akhirnya lebih menyebutnya eksosfer, bukan atmosfer ataupun ionosfer.

Misteri ionosfer di Bulan akhirnya terjawab berkat penelitian Tim Stubbs, ilmuwan berusia 30 tahunan yang bekerja di Goddard Space Flight Center di NASA. Menurutnya, sesuatu yang kini diyakini sebagai ionosfer Bulan sebenarnya adalah debu Bulan yang “mengapung” di permukaannya.

Seperti diuraikan dalam artikel Physorg, Selasa (15/11/2011), partikel debu Bulan yang tertumbuk oleh sinar ultraviolet bisa terionisasi. Tumbukan itu bisa menghasilkan muatan listrik cukup yang bisa terdeteksi sebagai ionosfer.

Adanya “ionosfer” yang tersusun atas gas ini merupakan hal baru dalam sains. Belum ada ilmuwan yang mengetahui karakteristik dan perilakunya pada siang ataupun malam hari. Belum ada pula yang mengetahui bagaimana medan ini membantu komunikasi di Bulan nantinya. Hasil penelitian Stubbs dipublikasikan di jurnal Planetary and Space Science yang terbit pada 13 Oktober 2011 lalu.

Source and credit to KOMPAS.COM

[Info] Tanda-Tanda Kiamat menurut Islam

17 Nov

Daripada Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata:Datang kepada kami Rasulullah saw. dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari qiamat”.

 

Lalu Nabi saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”.
H.R Muslimi

Keterangan:
Sepuluh tanda-tanda qiamat yang disebutkan Rasulullah saw. dalam hadis ini adalah tanda-tanda qiamat yang besar-besar, akan terjadi di saat hampir tibanya hari qiamat. Sepuluh tanda itu ialah:

  1. Dukhan (asap) yang akan keluar dan mengakibatkan penyakit yang seperti selsema di kalangan orang-orang yang beriman dan akan mematikan semua orang kafir.
  2. Dajjal yang akan membawa fitnah besar yang akan meragut keimanan, hinggakan ramai orang yang akan terpedaya dengan seruannya.
  3. Dabbah-Binatang besar yang keluar berhampiran Bukit Shafa di Mekah yang akan bercakap bahawa manusia tidak beriman lagi kepada Allah swt.
  4. Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Maka pada saat itu Allah swt. tidak lagi menerima iman orang kafir dan tidak menerima taubat daripada orang yang berdosa.
  5. Turunnya Nabi Isa alaihissalam ke permukaan bumi ini. Beliau akan mendukung pemerintahan Imam Mahadi yang berdaulat pada masa itu dan beliau akan mematahkan segala salib yang dibuat oleb orang-orang Kristian dan beliau juga yang akan membunuh Dajjal.
  6. Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang akan membuat kerusakan dipermukaan bumi ini, iaitu apabila mereka berjaya menghancurkan dinding yang dibuat dari besi bercampur tembaga yang telah didirikan oleh Zul Qarnain bersama dengan pembantu-pembantunya pada zaman dahulu.
  7. Gempa bumi di Timur.. Bisa jadi ini mengacu kepada gempa di China, Tsunami di Aceh.
  8. Gempa bumi di Barat. Bisa jadi ini akan terjadi di daerah Mexico, Argentina, Brazilia dan negara-negara Amerika Latin
  9. Gempa bumi di Semenanjung Arab.. Kemungkinan kasus longsor di Mesir sebagai pembukanya.
  10. Api besar yang akan menghalau manusia menuju ke Padang Mahsyar. Api itu akan bermula dari arah negeri Yaman. (Apa ini bahaya Nuklir?)

Mengikut pendapat Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam kitab Fathul Bari beliau mengatakan: “Apa yang dapat dirajihkan (pendapat yang terpilih) dari himpunan hadis-hadis Rasulullah Saw. bahawa keluarnya Dajal adalah yang mendahului segala petanda-petanda besar yang mengakibatkan perubahan besar yang berlaku dipermukaan bumi ini. Keadaan itu akan disudahi dengan kematian Nabi Isa alaihissalam (setelah belian turun dari langit). Kemudian terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya adalah permulaan tanda-tanda qiamat yang besar yang akan merusakkan sistem alam cakrawala yang mana kejadian ini akan disudahi dengan terjadinya peristiwa qiamat yang dahsyat itu. Barangkali keluarnya binatang yang disebutkan itu adalah terjadi di hari yang matahari pada waktu itu terbit dari tempat tenggelamnya”.

credit to http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/07/tanda-tanda-kiamat-menurut-islam/

Tentang Lebah

17 Nov

Bicara tentang lebah maka kita akan teringat dengan sarang lebah dan cara mereka bekerja dengan baik dalam kegelapan. Mereka berkomunikasi melalui bau, getaran dan interaksi secara fisik dengan lebah lainnya dan yang lebih pen-ting, lebah dapat mengenali dan bereaksi terhadap pheromones (senyawa kimia yang dikeluarkan oleh lebah). Di alam bebas, sarang lebah memiliki sistem perlindungan yang sangat baik untuk menjaga lebah agar terhindar dari ancaman lingkungan.

Didalam sarang lebah, terdapat:
Ratu lebah (queen bee)
Lebah jantan (drones)
Lebah Pekerja
– Lebah perawat (nurse bees)
– Lebah pencari (scout bees)
– Lebah pengumpul (collector bees)
.

 

Fase telur
(3 hari)
Sang ratu meletakkan sebutir telur di bagian dasar tiap-tiap sel. Posisi telur berada di tengah sel de-ngan salah satu ujungnya melekat pada dasar sel.
Fase Larva
(6 hari)
Ketika larva menetas dari telur, selama 3 hari larva tersebut diberikan royal jelly yang diproduksi dari kelenjar yang terdapat di kepala lebah perawat.
Fase Pupa
(12 hari)
Sel-sel setiap larva tersebut kemudian ditutup dengan lilin selama 12 hari. Setelah 21 hari, lebah pekerja dewasa akan menetas.
Ratu Lebah [ Queen Bee ]
Disetiap sarang lebah, hanya akan terdapat satu ratu lebah diantara koloni lebah yang jumlahnya mencapai 80,000 ekor. Secara genetik, sang ratu bertanggung jawab untuk mengkontribusikan karakteristiknya pada lebah lainnya yang terdapat di sarang. Oleh karena itu, lebah yang terdapat di sarang, sudah pasti “terbentuk dari elemen dasar yang sama” dengan sang ratu lebah
.

Ratu Lebah

  • Mengonsumsi royal jelly sepanjang hidupnya.
  • Hidup 40 kali lebih lama diban-dingkan lebah pekerja, kira-kira 4 hingga 6 tahun.
  • Tumbuh 40% lebih besar diban-dingkan lebah pekerja.
  • Bertelur (ribuan) setiap hari.
  • Aktif secara seksual
  • Membutuhkan 16 hari untuk berkembang

Lebah Pekerja

  • Mengonsumsi royal jelly hanya pada 3 hari pertama dalam fase larva.
  • Hanya hidup untuk beberapa minggu, rata-rata sampai dengan 50 hari.
  • Memiliki tubuh lebih kecil dari ratu lebah.
  • Tidak berproduksi/mandul
    Tidak aktif secara seksual
  • Membutuhkan 21 hari untuk berkemban
Lebah Perawat [ Nurse Bee ]
Lebah perawat adalah lebah pekerja yang khusus merawat ratu lebah dan anak-anaknya atau larva. Mereka bertanggung jawab untuk memproduksi royal jelly, serta memberi makan sang ratu dengan royal jelly, bee pollen dan madu.

Lebah Pencari [ Scouts Bees ]
Lebah pencari adalah lebah pekerja yang mencari sumber-sumber pollen, nektar dan propolis. Ketika mereka menemukan sumber makanan yang terbaik, mereka akan kembali ke sarang dan menginformasikannya kepada lebah pengumpul. Kemudian, lebah pengumpul pergi untuk mengumpulkan makanan tersebut.

Lebah Pengumpul [ Collector Bees ]
Ketika mengumpulkan pollen dari bunga-bunga, lebah pengumpul hanya akan mengunjungi tipe bunga yang sama hingga semua pollen habis terkumpul. Pada saat lebah mengumpulkan pollen, ia juga mencampurkannya dengan sedikit madu dari mulutnya dan kemudian membentuk gumpalan pollen yang akan disimpan dalam kantong yang terdapat di kaki lebah.

Fakta menarik ! Peternak lebah menaruh alat yang dinamakan “pollen trap/jebakan pollen” disekeliling jalan masuk sarang lebah. Jebakan pollen ini terdiri dari beberapa baris kawat halus yang bertujuan untuk mempersempit jalan masuk para lebah sehingga membuat sebagian gumpalan pollen yang tersimpan di kaki lebah terjatuh. Setelah jumlah pollen telah cukup terkumpul, para peternak akan memindahkan jaring tersebut ke sarang lebah lain secara periodik.

Lebah pengumpul menghisap nektar dari bunga-bunga dengan lidah mereka yang panjang. Mereka hanya mengunjungi bunga dari spesies yang sama dalam satu putaran pengumpulan, untuk memastikan bahwa nektar yang dikumpulkan berasal dari satu sumber yang sama.

Nektar yang terkumpul kemudian disimpan dalam sel madu yang terbuka. Sel-sel ini akan tetap terbuka hingga nektar menguap dan terbentuk cairan madu yang kental dan matang.

Lebah Jantan [ Drones ]
Lebah pejantan adalah satu-satunya lebah jantan yang terdapat di sarang lebah dan hanya bertugas untuk membuahi sang ratu lebah. Enam belas hari setelah ratu lebah yang baru terlahir, ia terbang ke tempat lebah jantan yang telah menunggu kedatangannya. Setelah membuahi sang ratu, lebah jantan ini kemudian mati.

Hey yall! Its FOR here XD

3 Nov

Haloo Holaaaa Annyeong XD

Welcome to my suppa duppa random blog! huehehehe xD

Namaku Syifa Fauziah! biasa di panggil Fafa atau Syifa. Tapi Continue reading